Tak terasa sudah sembilan hari kita memasuki tahun 2009, apa yang sudah anda rencanakan untuk mempersiapkan karir anda di tahun ini ? Apakah anda sudah membuat resolusi baru berkaitan dengan rencana anda untuk lulus dari Perguruan Tinggi di tahun 2009 ini ? ataukah anda justru masih berkutat dengan kesibukan anda menyelesaikan skripsi dan belum punya gambaran apapun tentang mau apa dan kemana nanti setelah lulus ?

Di kesempatan paruh pertama di awal tahun ini, saya ingin berbagi dengan anda mengenai prospek dunia kerja di tahun 2009 dari sudut pandang pemahaman saya yang kebetulan sehari-hari berkutat menangani pusat karir di Perbanas Career Centre Surabaya berkait soal ketenaga kerjaan di perusahaan.

Di awal tahun lalu secara umum di paruh pertama sampai dengan bulan Agustus 2008 kondisi sebenarnya berjalan dengan baik, namun begitu mulai memasuki bulan september kondisi mulai berubah yang dimulai dengan krisis finansial di Amerika Serikat dampaknya mulai dirasakan oleh perusahaan-perusahaan di Indonesia.

Menurut  Haryo Utomo Suryosumarto,  Recruitment Consultant  di  Monroe Consulting Group  Jakarta,  Ada beberapa sektor bisnis/industri yang terkena dampak paling parah dan sepertinya di tahun 2009 ini diprediksi tidak akan melakukan rekrutmen dalam skala besar di Indonesia, diantaranya:  Pertambangan, Manufaktur, Minyak dan Gas Bumi.

Dari ketiga sektor ini nampaknya yang paling dekat dan berkaitan dengan karir anda adalah sektor manufaktur. Sektor ini karena bersifat padat karya dan padat modal merupakan sektor yang sangat rentan terhadap adanya pemutusan hubungan kerja. Banyaknya pembatalan permintaan dari dalam dan khususnya dari buyer luar negeri akibat krisis finansial dan meningkatnya kurs dollar terhadap rupiah akan sangat berpengaruh negatif terhadap kemampuan perusahaan dalam menjalankan operasi usahanya.

Apabila kondisi ini terus berlanjut  dan kondisi perekonomian tidak menunjukkan perbaikan signifikan  yang bisa menumbuhkan rasa optimis para pelaku usaha, kemungkinan akan semakin banyak perusahaan manufaktur di Indonesia yang melakukan pemutusan hubungan kerja secara massal.

Namun untuk sektor jasa keuangan termasuk Perbankan kondisi di Indonesia tidaklah akan separah di Amerika Serikat dimana sektor jasa keuangan merupakan pemicu terjadinya krisis keuangan global. di sini sektor jasa keuangan justru akan tetap bertahan, kecuali perusahaan jasa keuangan yang beraffiliasi / cabang dari kantor pusat di Amerika Serikat..

Sungguh suatu kondisi yang tidak terlalu menggembirakan, namun anda tidak perlu terlalu cemas, ini hanya prediksi yang masih bisa saja berubah secara drastis 180 derajat. Kebetulan saat ini saya sedang mempersiapkan acara Perbanas Job fair, bursa kerja yang secara rutin diadakan di kampus Perbanas Surabaya selama tiga tahun terakhir, biasanya saya sangatlah mudah mengajak rekan-rekan HRD perusahaan dan Perbankan untuk bergabung dalam kegiatan rekruitment di bursa kerja yang saya kelola, namun untuk tahun ini ada sebagian dari mereka yang menolak bergabung karena kondisi perusahaan mereka sedang sulit, walaupun masih ada juga perusahaan yang tetap semangat mengikuti acara ini karena perusahaan mereka tidak terpengaruh dengan kondisi krisis saat ini.  Trend perusahaan untuk merekrut karyawan melalui pihak ketiga (baca: outsourcing) tampaknya masih akan terus berlanjut selama kondisi perekonomian belum membaik. Hal yang harus anda pahami adalah malamar kerja melalui perusahaan outsourcing bukan sesuatu yang salah untuk pijakan awal kita memasuki dunia kerja. Yang terpenting bagi anda adalah bisa menunjukkan pada perusahaan bahwa anda memiliki kemampuan untuk melakukan pekerjaan yang ditawarkan.

Sebagai seorang lulusan Fresh Graduate yang masih belum memiliki pengalaman kerja dan memiliki posisi daya tawar yang rendah dengan perusahaan tentunya anda haruslah memiliki sesuatu yang bisa membuat perusahaan tertarik dengan anda. Kemampuan anda untuk bisa menunjukkan bahwa anda bisa dan mampu memenuhi kebutuhan perusahaan dalam pekerjaan tentunya tidaklah bisa anda peroleh secara tiba-tiba, perlu proses untuk mempersiapkannya.

Kemampuan anda untuk bisa mengoptimalkan potensi diri dengan membekali diri anda dengan kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan dan keinginan perusahaan akan sangatlah menjadi nilai tambah bagi anda dalam bersaing di dunia kerja.

Yang terpenting bagi anda yang baru mau akan lulus atau barusan lulus adalah mencari jawaban dari pertanyaan ini :

“ Sudahkah anda membuat resolusi baru dengan mempersiapkan diri untuk meningkatkan kualitas kompetensi diri dalam bersaing  di dunia kerja di tahun  2009 “

Kalau anda bisa menjawab pertanyaan tersebut dan melaksanakannya dengan konsisten, anda tidak perlu takut lagi bersaing di dunia kerja, percayalah walaupun separah apapun krisis perekonomian yang terjadi masih akan ada perusahaan yang akan merekrut anda menjadi karyawan.

Selamat bersaing, semoga di tahun 2009 ini kesuksesan dan kebahagian selalu menyertai kita semua. (HW)