satekereSeperti halnya soto, hidangan sate sebenarnya bukan makanan khas Solo. Tapi untuk sate enak yang satu ini memang khas Solo. Wajib hukumnya bagi anda untuk mampiri ke warung Sate Kere saat ke Solo. Salah satu warung Sate Kere yang terkenal adalah Warung Yu Rebi di daerah Penumping dekat Stadion Sriwedari (yang ini harganya jauh dari kere) atau di depan TK Marsudirini (hanya ada pagi sampai siang, yang ini harganya lebih murah).

satekeresolo

Disebut sate kere karena di warung Sate Kere anda akan dapat menjumpai sate tempe gembus (tempe yang dibuat dari ampas kedele sisa pembuatan tahu), disamping daging dan jeroan sapi. Namun, biasanya tempe gembus-nya lebih dominan. Karena itu, makanan tersebut kemudian disebut sate kere (satenya orang miskin). Jadi bagi orang yang mengidap penyakit darah tinggi, tak usah menghindar warung ini. Asalkan anda tidak memesan sate jeroan seperti paru, limpa, hati, iso, torpedo, ginjal, babat, iso daging sapi.

Bumbu perendam tempe embus sama dengan bumbu rendaman bahan jeroan. Sedangkan bumbu untuk menyantapnya adalah sambal kacang, dengan kacang yang tidak begitu banyak sehingga terasa lebih ringan. Dalam sehari warung sate Yu Rebi mampu menghabiskan 30 sampai 50 kg daging dan jeroan. Tak heran, karena pelanggannya bukan berasal dari Solo saja, melainkan dari kota-kota sekitar Solo. (wisatasolo)