Prospek Kerja Bagi Fresh Graduate di Tahun 2009

umum No Comments »

Tak terasa sudah sembilan hari kita memasuki tahun 2009, apa yang sudah anda rencanakan untuk mempersiapkan karir anda di tahun ini ? Apakah anda sudah membuat resolusi baru berkaitan dengan rencana anda untuk lulus dari Perguruan Tinggi di tahun 2009 ini ? ataukah anda justru masih berkutat dengan kesibukan anda menyelesaikan skripsi dan belum punya gambaran apapun tentang mau apa dan kemana nanti setelah lulus ?

Di kesempatan paruh pertama di awal tahun ini, saya ingin berbagi dengan anda mengenai prospek dunia kerja di tahun 2009 dari sudut pandang pemahaman saya yang kebetulan sehari-hari berkutat menangani pusat karir di Perbanas Career Centre Surabaya berkait soal ketenaga kerjaan di perusahaan.

Di awal tahun lalu secara umum di paruh pertama sampai dengan bulan Agustus 2008 kondisi sebenarnya berjalan dengan baik, namun begitu mulai memasuki bulan september kondisi mulai berubah yang dimulai dengan krisis finansial di Amerika Serikat dampaknya mulai dirasakan oleh perusahaan-perusahaan di Indonesia.

Menurut  Haryo Utomo Suryosumarto,  Recruitment Consultant  di  Monroe Consulting Group  Jakarta,  Ada beberapa sektor bisnis/industri yang terkena dampak paling parah dan sepertinya di tahun 2009 ini diprediksi tidak akan melakukan rekrutmen dalam skala besar di Indonesia, diantaranya:  Pertambangan, Manufaktur, Minyak dan Gas Bumi.

Dari ketiga sektor ini nampaknya yang paling dekat dan berkaitan dengan karir anda adalah sektor manufaktur. Sektor ini karena bersifat padat karya dan padat modal merupakan sektor yang sangat rentan terhadap adanya pemutusan hubungan kerja. Banyaknya pembatalan permintaan dari dalam dan khususnya dari buyer luar negeri akibat krisis finansial dan meningkatnya kurs dollar terhadap rupiah akan sangat berpengaruh negatif terhadap kemampuan perusahaan dalam menjalankan operasi usahanya.

Apabila kondisi ini terus berlanjut  dan kondisi perekonomian tidak menunjukkan perbaikan signifikan  yang bisa menumbuhkan rasa optimis para pelaku usaha, kemungkinan akan semakin banyak perusahaan manufaktur di Indonesia yang melakukan pemutusan hubungan kerja secara massal.

Namun untuk sektor jasa keuangan termasuk Perbankan kondisi di Indonesia tidaklah akan separah di Amerika Serikat dimana sektor jasa keuangan merupakan pemicu terjadinya krisis keuangan global. di sini sektor jasa keuangan justru akan tetap bertahan, kecuali perusahaan jasa keuangan yang beraffiliasi / cabang dari kantor pusat di Amerika Serikat..

Sungguh suatu kondisi yang tidak terlalu menggembirakan, namun anda tidak perlu terlalu cemas, ini hanya prediksi yang masih bisa saja berubah secara drastis 180 derajat. Kebetulan saat ini saya sedang mempersiapkan acara Perbanas Job fair, bursa kerja yang secara rutin diadakan di kampus Perbanas Surabaya selama tiga tahun terakhir, biasanya saya sangatlah mudah mengajak rekan-rekan HRD perusahaan dan Perbankan untuk bergabung dalam kegiatan rekruitment di bursa kerja yang saya kelola, namun untuk tahun ini ada sebagian dari mereka yang menolak bergabung karena kondisi perusahaan mereka sedang sulit, walaupun masih ada juga perusahaan yang tetap semangat mengikuti acara ini karena perusahaan mereka tidak terpengaruh dengan kondisi krisis saat ini.  Trend perusahaan untuk merekrut karyawan melalui pihak ketiga (baca: outsourcing) tampaknya masih akan terus berlanjut selama kondisi perekonomian belum membaik. Hal yang harus anda pahami adalah malamar kerja melalui perusahaan outsourcing bukan sesuatu yang salah untuk pijakan awal kita memasuki dunia kerja. Yang terpenting bagi anda adalah bisa menunjukkan pada perusahaan bahwa anda memiliki kemampuan untuk melakukan pekerjaan yang ditawarkan.

Sebagai seorang lulusan Fresh Graduate yang masih belum memiliki pengalaman kerja dan memiliki posisi daya tawar yang rendah dengan perusahaan tentunya anda haruslah memiliki sesuatu yang bisa membuat perusahaan tertarik dengan anda. Kemampuan anda untuk bisa menunjukkan bahwa anda bisa dan mampu memenuhi kebutuhan perusahaan dalam pekerjaan tentunya tidaklah bisa anda peroleh secara tiba-tiba, perlu proses untuk mempersiapkannya.

Kemampuan anda untuk bisa mengoptimalkan potensi diri dengan membekali diri anda dengan kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan dan keinginan perusahaan akan sangatlah menjadi nilai tambah bagi anda dalam bersaing di dunia kerja.

Yang terpenting bagi anda yang baru mau akan lulus atau barusan lulus adalah mencari jawaban dari pertanyaan ini :

“ Sudahkah anda membuat resolusi baru dengan mempersiapkan diri untuk meningkatkan kualitas kompetensi diri dalam bersaing  di dunia kerja di tahun  2009 “

Kalau anda bisa menjawab pertanyaan tersebut dan melaksanakannya dengan konsisten, anda tidak perlu takut lagi bersaing di dunia kerja, percayalah walaupun separah apapun krisis perekonomian yang terjadi masih akan ada perusahaan yang akan merekrut anda menjadi karyawan.

Selamat bersaing, semoga di tahun 2009 ini kesuksesan dan kebahagian selalu menyertai kita semua. (HW)

Quote of this month

umum No Comments »

Belajarlah menjadi lebih bijak dan bijaksana…

INGIN BACA ARTIKEL MENARIK TENTANG KARIR

umum 1 Comment »

rekan-rekan mahasiswa dan alumni STIE Perbanas Surabaya sekalian…

bila anda ingin membaca artikel-artikel menarik yang terkait dengan karir silahkan anda buka alamat : suryosumarto.com

anda akan dapatkan banyak artikel yang bermanfaat untuk meningkatkan pemahaman anda tentang karir

secara berkala, atas seijin bapak Haryo Suryosumarto, saya akan sarikan  artikel-artikel tentang karir tulisan beliau yang saya anggap penting buat anda.

FIRST DAY JITTER : Sukses di Kantor Baru

umum No Comments »

Hari pertama bekerja sudah di depan mata.Umumnya, perasaan gugup datang karena memikirkan apa yang akan dialami di kantor baru nanti. Persiapan memang perlu, tapi yang juga penting adalah performa Anda di sana. Agar proses adaptasi berjalan sukses, langkah-langkah berikut ini bisa dipraktikkan.

1. Berikan Kesan yang Baik dan Bersikaplah Ramah

Jika atasan tak punya waktu untuk memperkenalkan Anda pada orang-orang di kantor, Anda bisa melakukannya sendiri. Lakukan tanpa berlebihan. Jabat tangan mereka dengan hangat dan sebutkan nama Anda, sambil tersenyum.

2. Jangan Bergosip

Kalau rekan kerja Anda mulai bergosip tentang atasan Anda atau orang yang Anda gantikan posisinya, abaikan saja. Balas obrolannya dengan senyum, jangan bertanya lebih lanjut meski Anda sangat penasaran dengan kelanjutan ceritanya. Selain tidak etis, Anda sendiri belum tahu “peta” hubungan antar rekan kerja di kantor baru.

3. Semangat

Kerjakan semua tugas dengan baik dan semangat tinggi. Selebihnya, biarkan atasan Anda menilai. Kalaupun kinerja Anda membuat keuntungan perusahaan meningkat, tak perlu mengatakan hal itu pada atasan untuk mendapatkan kenaikan gaji.

4. Sedikit Bicara Banyak Bekerja

Jangan sungkan bertanya kalau memang tak tahu. Kalau rekan kerja berinisiatif membantu ketika Anda mengalami kesulitan mengerjakan hal-hal baru, tak ada salahnya diterima. Selain bisa memakan waktu lebih lama dari seharusnya, menolak bantuan akan membuat mereka menduga Anda tak suka bekerjasama sebagai bagian dari tim.

5. Jangan Membandingkan

Meski Anda tidak cocok dengan cara kerja kantor baru Anda yang lebih lambat dari kantor lama, simpan saja perasaan itu dalam hati. Membanding-bandingkan kantor lama dengan tempat Anda bekerja sekarang akan membuat sebal rekan-rekan di kantor baru. Mereka akan heran mengapa Anda memilih pindah kerja, kalau di kantor lama terlihat lebih baik dalam berbagai hal.

6. Koordinasi

Kalau Anda punya bawahan di kantor baru, segera koordinasikan hal-hal yang berhubungan dengan pekerjaan. Cari cara yang paling tepat untuk berkomunikasi dan bekerjasama dengannya. Misalnya, adakan rapat seminggu sekali dengan mereka. Ingat, Anda harus disiplin mengadakan rapat. Dengan demikian, mereka juga menanggapinya dengan serius.

7. Goal

Memiliki tujuan yang ingin dicapai sangatlah penting. Buat tujuan yang ingin Anda capai, lalu kemukakan pada atasan. Evaluasi secara berkala, sejauh mana pencapaian Anda. Buat tujuan-tujuan baru dalam jangka waktu tertentu, misalnya setiap enam bulan sekali.

8. Sukarela

Tak ada salahnya menawarkan diri ikut terlibat dalam proyek baru di luar tugas utama Anda. Ini bisa menambah nilai kerja Anda. Namun, lakukan ini hanya bila Anda mampu menyelesaikan tugas utama tepat waktu dan mengerjakan tugas tambahan ini dengan baik. Kalau tidak, pekerjaan tambahan justru jadi bumerang buat Anda.

9. Teliti

Taati aturan menggunakan internet dan komputer yang berlaku di kantor baru Anda. Bila Anda memiliki blog, hati-hati memilih kata saat curhat tentang kantor baru Anda di blog. Anda tak ingin dipecat gara-gara masalah ini, bukan? Mengirim email juga perlu etika. Jangan memberi judul dengan kata-kata yang tidak etis ketika mengirim email berisi laporan yang tidak Anda sukai. Periksa kembali email yang akan dikirim ke klien, untuk menghindari kesalahan.

10. Jangan Meremehkan Rekan Kerja atau Bawahan Anda

Belum tentu mereka serendah yang Anda duga. Membandingkan mereka dengan rekan-rekan kerja di kantor lama dapat menimbulkan sikap subyektif yang tak diperlukan.

11. Up Date

Meski berprestasi karena mengerjakan tugas-tugas di kantor dengan baik, terus perbarui pengetahuan dan wawasan tentang pekerjaan Anda. Berlangganan majalah, ikut milis, seminar dan membaca buku-buku yang berhubungan dengan pekerjaan Anda akan sangat membantu.

Sumber : karir-up.com

Quote of This Month

umum 1 Comment »

Sometimes Success can be reach after we enter long loss ways…

so GETTING LOSS ON THE RIGHT WAYS

” keberhasilan terkadang baru bisa dicapai setelah melalui jalan sesat nan berliku…

oleh karenanya tersesatlah di jalan yang benar… ”

=myself=

The more important thing is not WHO YOU ARE But WHAT YOU HAVE BEEN DOING

umum No Comments »

Beberapa tahun yang silam,seorang pemuda terpelajar dari semarang sedang berpergian naik pesawat ke Jakarta.
Disampingnya duduk seorang ibu yang sudah berumur.
Si Pemuda menyapa, dan tak lama mereka terlarut dalam obrolan ringan.

“Ibu, ada acara apa pergi ke Jakarta ?”tanya si Pemuda.

“Oh… Saya mau ke Jakarta terus”connecting flight”ke Singapore
nengokin anak saya yang ke dua”jawab ibu itu.

“Wouw….. hebat sekali putra ibu”pemuda itu menyahut dan terdiam sejenak.
pemuda itu merenung.
Dengan keberanian yang didasari rasa ingin tahu pemuda itu melanjutkan pertanyaannya.

“Kalau saya tidak salah,anak yang di Singapore tadi, putra yang kedua ya bu??
Bagaimana dengan kakak & adik-adik nya??”

“Oh ya tentu”si Ibu bercerita :
“Anak saya yang ketiga seorang dokter di Malang,
yang keempat Kerja di Perkebunan di Lampung,
yang kelima menjadi arsitek di Jakarta,
yang keenam menjadi kepala cabang bank di Purwokerto,
yang ke tujuh menjadi Dosen di Semarang.”

Pemuda tadi diam, hebat ibu ini, bisa mendidik anak anaknya
dengan sangat baik, dari anak kedua sampai ke tujuh.

“Terus bagaimana dengan anak pertama ibu ??”

Sambil menghela napas panjang, ibu itu menjawab,
“Anak saya yang pertama menjadi petani di Godean Jogja nak.
Dia menggarap sawahnya sendiri yang tidak terlalu lebar”

Pemuda itu segera menyahut,”Maaf ya Bu….. kalau ibu agak kecewa ya
dengan anak pertama ibu, adik-adiknya berpendidikan tinggi dan sukses di pekerjaannya, sedang dia menjadi petani??”

Dengan tersenyum ibu itu menjawab,
“Ooo …tidak tidak begitu nak….
Justru saya sangat bangga dengan anak pertama saya, karena dialah yang
membiayai sekolah semua adik-adiknya dari hasil dia bertani”

Today’s lesson :

Everybody in the world is a important person.
Open your eyes….
your heart….
your mind….
your point of view….
because we can’t make summary before read”the book”completely.

The wise person says…
The more important thing is

not WHO YOU ARE

But

WHAT YOU HAVE BEEN DOING

sumber : disarikan dari berbagai sumber

BELAJAR MENDENGARKAN : SATU CARA MENCAPAI KESUKSESAN KARIER

umum 1 Comment »

Mendengar dan mendengarkan adalah sesuatu yang seolah sama, tetapi sebenarnya amat berbeda.  Mendengar menunjukkan suatu proses dimana secara tidak sengaja (tanpa perhatian khusus) kita mendengar suara tertentu, yang terkadang kurang jelas maknanya. Sedangkan mendengarkan menunjukkan suatu proses yang telah dipersiapkan sebelumnya untuk  mendengarkan sesuatu hal (dengan sengaja berusaha menangkap signal audio).

           Ketrampilan mendengarkan merupakan kemampuan penting bagi kesuksesan karier seseorang. Dalam beberapa penelitian disebutkan bahwa memiliki kemampuan mendengarkan dan menjadi pendengar yang baik akan menjadikan karyawan maju lebih cepat dalam organisasi. Dalam dunia kerja, kebanyakan karyawan yang sukses, telah  menghabiskan 30 sampai 45 persen waktu komunikasi mereka untuk mendengarkan, sedangkan pimpinan yang berhasil menghabiskan 60 sampai 70 persen waktu mereka untuk mendengarkan.
Dalam lingkungan kerja, sebagai seorang karyawan, Anda pasti terlibat pada aktivitas mendengarkan. Sebagai seorang karyawan baru, Anda akan lebih sering mendengarkan atasan, yang salah satunya  adalah mendengarkan instruksi, penugasan, dan penjelasan mengenai bagaimana seharusnya anda melakukan tugas atau menjalankan serangkaian proses pekerjaan. Penjelasan atau instruksi yang diberikan  oleh atasan itu  tentunya demikian penting, tidak saja untuk melaksanakan tugas pekerjaan hari ini, tetapi juga penting bagi pengembangan pribadi Anda sebagai seorang karyawan. Oleh karena itu, sebagai karyawan  jangan  takut atau segan  untuk bertanyakepada atasan. Untuk hal-hal yang tidak anda mengerti, jangan pernah berfikir takut dianggap bodoh. Namun agar tidak terjadi suatu hal ditanyakan berulang kali, maka perlu bagi anda untuk membuat catatan untuk menutupi ’kelemahan’ ingatan kita.

          Hal lain adalah anda pasti terlibat dalam aktivitas mendengarkan rekan kerja anda, mulai dari hal-hal kecil sehari-hari sampai dengan permasalahan berat yang terkait dengan koordinasi kerja.

Bagaimana agar anda sukses dalam mendengarkan?

Jawabnya adalah mendengarkan dengan empati.

 

Mendengarkan dengan Empati

Mendengarkan dengan empati adalah mendengarkan dengan segenap perasaan dan perhatian, caranya adalah dengan beberapa langkah berikut ini:

Perhatikan si Pembicara

Lakukan kontak mata yang positif dan nyaman untuk membuat si pembicara merasa dihargai dan dimengerti Posisikan badan anda ke arah si pembicara

Pusatkan perhatian untuk memahami pembicara :

Perhatikan perasaan dan persepsinya  (ekspresi bahasa tubuhnya) bukan hanya kata-katanya

Jangan menginterupsi; dengarkan terus dan berupaya untuk  membantu mengklarifikasikan hal-hal yang kurang jela,  sampai apa yang dimaksudkannya menjadi jelas .

Jangan menghakimi atau mengkritik  secara pedas – ini akan membuat sesorang “menutup diri” terhadap informasi atau hal yang akan disampaikannya kemudian

Buat rangkuman dari apa yang anda pahami

 

Merespon dengan penuh perhatian

 

Beri Respons yang sesuai, jelas dan konstruktif

Ungkapkan perspektif, pendapat, keprihatinan dan ide anda tentang masalah yang sedang diperbincangkan. Jangan selalu membenarkan apa yang disampaikan oleh pembicara, tetapi bersikaplah atau merespon sesuai dengan konteks dan porsi yang anda miliki

Diskusikan dan cari kesepakatan untuk mencapai solusi “menang – menang”

Tanyakan dan dorong dia untuk mengungkapkan ide-ide yang lainnya

Tambahkan ide-ide anda sendiri dan pertimbangkan semua pendapat atau pilihan yang tersusun hingga mencapai solusi “menang-menang”

 

sumber : disarikan dari berbagai sumber

 

CERITA BARU TENTANG KURA KURA DAN KANCIL

umum No Comments »

Untuk kita jadikan bahan renungan dan pembelajaran…

Suatu hari Kura Kura dan Kancil berdebat tentang siapa yang lebih cepat.

Mereka menyetujui jalur tertentu untuk bertanding dan mulailah mereka bertanding

Sang Kancil melesat dengan cepat dan setelah merasa jauh melampaui Kura Kura dia berhenti sejenak dibawah pohon untuk beristirahat sebelum memulai lagi perlombaannya.

Sang Kancil terduduk dibawah pohon dan akhirnya tertidur.

Dan Kura Kura berhasil melampauinya dan keluar sebagai juara

Sang Kancil terbangun dan mendapatkan dirinya kalah didalam perlombaan tersebut.

Maksud  dari cerita ini adalah mereka yang lambat, apabila konsisten, akan dapat memenangkan pertandingan

Ini adalah cerita yang biasa kita dengar sejak masa kecil

Baru baru ini seseorang bercerita versi baru yang lebih menarik.

Rupanya ceritanya bersambung ……….

Sang Kancil sangat kecewa dengan kekalahannya lalu melakukan analisis penyebabnya.

Dia sadar bahwa dia kalah karena terlampau percaya diri, kurang hati hati dan terlena

Kalau saja dia bisa lebih waspada maka tidaklah mungkin Kura Kura bisa mengalahkannya.

Lalu ditantangnya lagi Kura Kura tersebut untuk melakukan lomba ulang yang disetujui oleh Kura Kura

Dan kali ini, sang Kancil menang mutlak karena dia berlari tanpa henti

Maksud dari cerita ini adalah:

Cepat dan konsisten akan mengalahkan yang lambat dan konsisten

Kalau ada dua orang diperusahaan, yang satu lambat, pakai metoda dan handal sedangkan yang satu lagi cekatan dan handal, maka yang cepat dan handal akan maju lebih cepat

Lambat asal Konsisten itu bagus akan tetapi lebih bagus lagi kalau Cepat dan Konsisten

Tetapi ceritanya tidak hanya sampai disini.

Kali ini sang Kura Kura mulai berpikir dan sadar bahwa tidaklah mungkin berlomba dengan Kancil pada jalur seperti yang lalu

Setelah berpikir keras, kali ini Kura Kura menantang sang Kancil untuk berlomba lagi pada jalur perlombaan yang berbeda

Sang kancil setuju.

Mereka mulai berpacu dan sang Kancil berlari dengan cepat tanpa berhenti sampai akhirnya terpaksa berhenti ditepi sungai, karena harus menyeberang

Rupanya garis finish nya terletak beberapa ratus meter setelah tepi diseberang sungai

Sang Kancil bingung tidak tahu harus berbuat apa…..

dan tak lama kemudian muncul Kura Kura menyusul dan dengan santainya menyeberang sampai kegaris finish dan memenangkan pertandingan

Maksud cerita ini adalah:

Pertama, temukan kekuatan utama anda kemudian carilah tempat bertanding yang sesuai dengan kekuatan utama anda

Di Perusahaan, kalau anda pandai berbicara, carilah kesempatan untuk memberikan presentasi sehingga pimpinan anda bisa melihat kemampuan anda

Kalau Kekuatanmu adalah menganalisis, carilah peran yang membutuhkan kemampuan analisis.

Bekerja pada Kekuatanmu bukan hanya menunjukkan kehebatanmu akan tetapi juga menciptakan kesempatan untuk maju dan berkembang

Kalau Kekuatanmu adalah mengorganisir, carilah peran untuk mengorganisir sesuatu kegiatan penting agar perusahaan tahu bahwa anda mungkin pantas menjadi manager

Kalau Kekuatanmu adalah waspada dan teliti carilah peran yang membutuhkan kewaspadaan dan ketelitian seperti peran yang terkait dengan keselamatan, hukum atau keuangan

Ceritanya belum selesai lho…

Kali ini sang Kancil dan Kura Kura menjadi bersahabat dan mulai memikirkan solusi masalah bersama sama.

Keduanya sadar bahwa lomba yang terakhir bisa dilakukan dengan jauh lebih baik

Jadi mereka memutuskan untuk melakukan perlombaan lagi , cuma kali ini mereka berlari dalam satu team

Mereka mulai berlari …… mula mula sang Kancil menggendong Kura Kura sampai ketepi sungai, kemudian disini Kura Kura yang menggendong Kancil untuk menyeberangi sungai

Diseberang satunya Kancil mulai menggendong Kura Kura lagi sampai kegaris finish.

Sampai digaris finish keduanya merasa puas karena berhasil tiba dengan waktu yang jauh lebih cepat dari lomba sebelumnya

Maksud cerita ini adalah:

Bagus menjadi orang yang brilian dan mempunyai kekuatan utama; akan tetapi tanpa bisa bekerjasama didalam suatu team dan menjalin masing masing kekuatan utama, hasilnya tidak akan maksimal karena selalu ada situasi dimana anda berkinerja kurang sedangkan rekan lainnya lebih baik.

Kerjasama adalah masalah kepemimpinan yang sesuai dengan situasi, yaitu dengan memberikan kesempatan kepada seseorang yang memiliki kompetensi inti yang sesuai dengan situasi mengambil alih kepemimpinan.

Ada lagi yang dapat dipelajari disini

Catat bahwa baik Kancil maupun Kura Kura tidak pernah menyerah setelah mengalami kegagalan.

Bahkan Sang Kancil bekerja lebih keras setelah kegagalannya

Sedangkan Kura kura mengubah Strategi nya karena dia sudah berusaha sekuat tenaga.

Dalam hidup, kalau kita menghadapi kegagalan, terkadang bisa diatasi dengan bekerja lebih keras dan menambahkan usaha

Kadang akan lebih cocok untuk mengubah Strategi dan melakukan sesuatu yang berbeda.

Dan terkadang lebih cocok melakukan keduanya

Keduanya juga belajar sesuatu pelajaran yang sangat penting.

Kalau kita berhenti berkompetisi dengan saingan kita lalu mulai berkompetisi dengan situasi, kita akan bisa mendapatkan kinerja yang jauh lebih baik

Ringkasnya, cerita ini mengajarkan banyak hal pada kita.

Pelajaran yang penting adalah:

•         Bahwa cepat dan konsisten akan selalu lebih baik daripada lambat  

           dan   konsisten

•         Ambilah peran yang sesuai dengan kEKUATAN utama anda

•         Kumpulkan kekuatan dan bekerja didalam team akan selalu mengalahkan jagoan individu;

•         Jangan pernah menyerah kalau gagal;

•         Dan akhirnya, bersainglah melawan situasi, jangan melawan pesaing.

Sumber :

LEAD PRO – Engineering and management Consulting Services

BE THE BEST AT WHAT WE DO

umum 1 Comment »

Rekan sekalian, Kegelisahan untuk segera mencapai suatu keberhasilan yang belum nampak pasti membuat kita dalam suatu kondisi bagaimana untuk memutuskan pilihan, apakah kita harus setia dengan rutinitas karir atau pekerjaan yang membuat kita tersiksa karena atasan atau kondisi kerja yang melemahkan kita atau suatu keputusan untuk segera meninggalkan karir / Pekerjaan yang melemahkan kita tersebut.

Tentunya hal yang paling berat kalau kita harus memutuskan meninggalkan pekerjaan / karir yang sudah lama kita lakoni, bagi yang sudah berkeluarga terlintas ke khawatiran bagaimana membiayai anak dan istri nya. Bagi yang sudah memutuskan untuk berhenti dalam karir atau pekerjaan segeralah memulai dalam suatu perjalanan karir yang menguatkan.

Setiap pemberhentian
adalah awal dari perjalanan berikutnya;

dan
setiap pintu keluar
adalah pintu masuk ke ruangan yang lain

(Mario Teguh Super Note)

Perjalanan karir kita adalah sebuah proses perpindahan dari satu pemberhentian ke pemberhentian berikutnya. Kita hanya akan segera sampai, bila kita menyegerakan sebuah pemberangkatan untuk setiap pemberhentian.

Mereka yang mencapai hasil yang banyak dan yang besar dan yang tinggi, adalah mereka yang berhenti saat mereka harus berhenti - tetapi yang segera memulai lagi.

Sebaliknya, mereka yang lambat dalam mencapai haknya untuk berhasil, adalah biasanya orang-orang yang memperlakukan tempat-tempat berhenti – sebagai pemberhentian, atau bahkan betul-betul sebagai penghentian.

Padahal, sebuah tempat berhenti adalah tempat transisi antara satu perjalanan ke perjalanan berikutnya. Di pemberhentian itu lah kita harus membangun kesiapan yang lebih baik bagi perjalanan berikutnya.

Itu sebabnya, kita – Anda dan saya, dianjurkan untuk membuat tempat-tempat berhenti yang terukur dan teratur. Ternyata, orang-orang yang sering berhenti, justru adalah orang-orang yang lebih berhasil daripada mereka yang bekerja tanpa henti; asal yang sering berhenti itu – langsung segera memulai lagi dengan kualitas semangat dan kemampuan yang lebih terperbaiki.

Tugas kita, sebetulnya adalah menghubungkan awal dari sebuah perjalanan, ke akhir dari perjalanan itu - dengan kualitas perjalanan yang sebaik-baiknya; agar akhir dari perjalanan itu menjadi awal bagi perjalanan berikutnya yang lebih mendekatkan kita kepada kecemerlangan dan kemuliaan hidup yang kita tuju. Maka, janganlah pernah Anda merasa sudah sampai dan segera putuskan Anda akan menjadi Apa dan Jadilah yang terbaik.

BE THE BEST AT WHAT YOU DO
Jadilah yang terbaik dalam yang Anda lakukan

Bila Anda tidak ingin menjadi yang terbaik,
lalu Anda ingin menjadi apa?

Masa depan Anda bergantung kepada penggunaan terbaik dari kemampuan Anda, bukan pada kesalahan Anda di masa lalu atau pada keraguan Anda tentang masa depan.

Masa depan Anda bergantung kepada kekuatan Anda,
bukan pada masalah-masalah Anda.

Dan,
bahwa masa depan Anda bergantung pada keberhasilan Anda,
bukan pada kegagalan Anda.

(Mario Teguh Super Note)

 

sumber : disarikan dari berbagai tulisan

 

Quote of this month

umum No Comments »

jangan pernah sesekali berani memproklamirkan diri sebagai employee yang loyal kepada perusahaan, karena perusahaan tidak bisa menjamin apakah mereka juga akan bisa loyal kepada anda,

tapi bersikaplah loyal kepada profesi anda.

Cintailah bidang pekerjaan anda, terus asah dan perdalam pengetahuan anda mengenai beberapa aspek spesifik di bidang yang betul-betul anda minati.

- Tony Towoliu



   Designed By:  Sadh Web Directory     Sponsered By:   BrainBloggers  & Linkature

Entries RSS Comments RSS